Referensi Ringkas & Cepat Untuk Co-ass,Bidan,Perawat

::Sajian menarik dari Atta Kalya PLUS free Download Askep-Askeb-KTI-Riset-Leaflet Untuk Perawat, Bidan::

PERAN DAN FUNGSI PERAWAT JIWA

Posted by abukalya pada 30 Januari 2010

PERAN DAN FUNGSI PERAWAT JIWA

Defenisi Dan Uraian Keperawatan Jiwa
Keperawatan jiwa adalah proses interpersonal yang berupaya meningkatkan dan mempertahankan perilaku pasien yang berperan pada fungsi yang terintegrasi. Sistem pasien berupa: individu, keluarga, kelompok, organisasi, atau komunitas. Defenisi keperawatan jiwa menurut American Nurses’ Association: “suatu bentuk spesialisasi praktik keperawatan yang menerapkan teori perilaku manusia sebagai ilmunya dan penggunaan diri yang bermanfaat sebagai kiatnya.
Praktik keperawatan jiwa terjadi dalam konteks social dan lingkungan. Peran keperawatan jiwa professional kini mencakup dimensi kompetensi klinis, advokasi pasien-keluarga, tanggung jawab fiscal, kolaborasi antar disiplin, akuntabilitas social, dan parameter legal-etik.
Center for Mental Health Service secara resmi mengakui keperawatan kesehatan jiwa sebagai salah satu dari lima inti disiplin kesehatan jiwa. Perawat jiwa menggunakan pengetahuan ilmu psikososial, biofisik, teori kepribadian, dan perilaku manusia untuk mendapatkan suatu kerangka berpikir teoritis yang mendasari praktik keperawatan.

Tingkat Kinerja
Ada 4 faktor yang membantu menentukan tingkat fungsi dan jenis aktivitas yang dilakukan oleh perawat jiwa:
1. Legislasi perawat jiwa
2. Kualifikasi perawat, termasuk pendidikan, pengalaman kerja, dan status sertifikasi.
3. Tatanan praktik perawat.
4. Tingkat kompetensi personal dan inisiatif perawat.
Berikut ada 2 tingkat praktik keperawatan klinis kesehatan jiwa yang telah diidentifikasi :
1. Psychiatric-mental health registered nurse (RN) adalah perawat terdaftar berlisensi yang menunjukkan keterampilan klinis dalam keperawatan kesehatan jiwa melebihi perawat baru di lapangan. Sertifikasi adalah proses formal untuk mengakui bidang keahlian klinis perawat. Huruf “C” yang diletakkan setelah RN (mis: RN.C) menunjukkan status sertifikasi tingkat dasar.
2. Advance practice registered nurse in psychiatric-mental health (APRN-PMH) adalah perawat terdaftar berlisensi yang minimal berpendidikan tingkat MASTER, memiliki pengetahuan mendalam tentang teori keperawatan jiwa, membimbing praktik klinis, dan memiliki kompetensi keterampilan keperawatan jiwa lanjutan. Perawat kesehatan jiwa pada praktik lanjutan dipersiapkan untuk memiliki gelar master dan doctor dalam bidang keperawatan atau bidang lain yang berhubungan. Huruf “CS” diletakkan setelah APRN (mis:APRN.CS) menunjukkan bahwa perawat adalah speliasis berijazah dalam bidang keperawatan kesehatan jiwa.

Tingkat Pencegahan
Intervensi keperawatan jiwa mencakup tiga area aktivitas:
1. Pencegahan primer: menurunkan insiden penyakit di komunitas dengan mengubah factor penyebab sebelum hal tersebut membahayakan. Meliputi promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.
2. Pencegahan sekunder: mencakup pengurangan prevalensi penyakit actual melalui deteksi dini dan penanganan masalah kesehatan.
3. Pencegahan tersier: mencakup penurunan gangguan atau disabilitas yang disebabkan oleh penyakit.

Asuhan yang kompeten
Tiga domain praktik keperawatan jiwa kontemporer meliputi :
1. Aktivitas asuhan langsung.
2. Aktivitas komunikasi.
3. Aktivitas pelaksanaan.

Sumber: Buku Saku Keperawatan Jiwa Ed-5, Stuart

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: